Live Borderless - Tulisan ini bukanlah suatu bentuk dukungan terhadap aksi balapan liar yang sering menganggu kenyamanan warga sekitar jalan raya atau jalan tol minim pengendara. Tulisan ini bisa dikatakan sebuah inti permasalahan yang disertai solusi pemecahannya. Menurut saya, ulah mereka ini dimana secara bergerombol melakukan aksi adu kecepatan dan kehandalan mesin ini tak lain sebagai bentuk perlawanan mereka akan terbatasnya upaya Pemerintah memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan diri. Hampir seluruh pelaku pembalap liar doyan yang namanya dunia otomotif, dunianya modifikasi. Mindset mereka seakan-akan berkutat dengan dunia permesinan disamping keinginan mendalam mereka untuk menggeluti dunia balap motor secara professional dengan menyabet gelar-gelar kenamaan. Sayangnya, keinginan mereka terbentuk dengan segala keterbatasan dan ketidapedulian akan bakat dan masa depan mereka. Mereka pun berontak, mereka ciptakan sendiri sirkuit balap sesuai harapan mereka, dan itu Jalan Raya. Jalan Raya telah lama menjadi dewa penolong bagi mereka. Mereka ini bukanlah seperti gerombolan-gerombolan Genk-genk di Negara luar, tak jarang satu atau beberapa dari mereka termasuk pemuda baik dan berprestasi. Ia berbalap hanya untuk menyalurkan bakat yang ia punya, tidak lebih.
Pemerintah sudah sepatutnya membaca situasi ini. Mereka jangan dikejar dan ditangkap, tapi mereka dialihkan dan dilatih. Para pembalap kelas dunia lahir dari kebiasaan ini, Indonesia masih terlalu minim memiliki atlet balap, sangat pas bukan? Mereka yang punya Skill dan minat di dunia pembalapan tak salahnya dikembangkan sehingga potensi yang ia punya tak tergerus oleh jalan raya, kecelakaan maut misalnya yang hanya meninggalkan kenangan betapa berpotensinya ia sebagai pembalap. Jangan takut mengucurkan dana segar demi pemenuhan apa yang mereka punya disertai pertanyaan seberapa sanggup mereka berjuang dengan bukan atas nama mereka tapi bangsa Indonesia. Solusinya : penuhi kebutuhan mereka (fasilitas balap : sirkuit balap yang jauh dari pemukiman warga), ikat mereka dengan berbagai persyarakatan dan ketentuan bahkan sanksi bagi pelanggar, kembangkan potensi yang mereka punya, tunggu perjuangan mereka di kancah semestinya, kejuaraan balap Nasional atau Internasional, bukan tersungkur di Jalan Raya akibat kejar-kejaran sama Polisi!!!!!